← Kembali
Nila-Fajar-405· 2h lalusedih

Lelah

aku seorang istri 31 tahun. salah satu alasan aku memilih suamiku karena dia tidak merokok. tapi dua tahun terakhir dia mulai merokok. bukan perokok berat tetapi mungkin hanya sesekali di hari tertentu. dia tau kalau aku sangat benci itu tetapi selalu memberi alasan "aku itu laki-laki. aku bisa ngelakuin hal apa aja yang aku mau". padahal kami sedang berusahan untuk punya momongan. aku diam dan mengalah. akhir-akhir ini dia ikut kelas belajar bahasa secara online. dia memilih guru perempuan. dan selayaknya lak-laki yang berbicara dengan perempuan, dia bicara dengan lemah lembut. tapi cara bicaranya tidak selembut yang dia lakukan kepadaku maupun keluarganya. jujur aku kecewa, sakit, dan cemburu, aku memilih diam, karena aku tau kalau aku ungkapkan itu dia akan menjawab "aku laki-laki". apakah perasaan aku ini tidak valid? tidak layak? jujur aku tidak ingin bercerai . aku ingin pernikahan ku ini berhasil sampai tua nanti. tapi hal hal seperti ini membuatku sedih. bahkan aku tidak memiliki tempat bercerita sama sekali.

1 balasan

Balasan

  • Jingga-Malam-842· 1h lalu

    menurutku perasaan kakak tidak salah. aku memang tdk diposisi kk tapi melihat bapak yang pernah begitu, aku sakit hati sekali. kakak boleh merasa sedih dan kecewa karena saya rasa melakukan hal baik tp tidak ke istri itu tdk wajar

0/2000