Tempat cerita online tanpa nama — cerita lepas, didengar bersama, tanpa dihakimi.
bisa berbagi cerita kalian gak, aku mahasiswa akhir udah selesai semha dan lagi revisi skripsi. aku udah revisian tapi aku baru dapat ttd revisi dari 1 dosen penguji masih 2 lagi yang belum ku dapat sekarang sudah masuk bulang terakhir tapi emng salah ku juga kemarin karena mencari dosen di akhir dan berhasil dapat 1 ttd dosen dan aku takut bertemu pembimbing ku. aku juga takut ketemu dosen penguji 1 ku kemarin aku sudah ketemu dan tinggal menunggu giliran untuk aku menunjukan hasil ku tapi gak jadi karena aku terlalu takut karena orang sebelum aku menjelaskan dengan gemetar dan jadi aku gak berani dan akhir nya gak dapat ttd. temen temen ku udah dapat ttd semua dosen sedangkan aku baru 1 aku takut sekali gak lulus sedangkan ini sdh mau masuk bulan agustus aku takut gak ke kejar dari bulan juni sampai juli ini aku selalu overthinking stress gak nafsu makan pengen nyerah tapi ada tanggung jawah kepada ortu aku takut banget masa skripsi terasa berat bangettt belum lagi ketemu dosen pembimbing dan jurnal,, bisa yakin aku pasti lulus gak. apkah aku mampu
Dulu aku menganggap apa yang akan kulakukan sesuai hobi pasti akan didukung oleh keluarga, nyatanya tidak begitu. Di hadapan semua orang aku dibanggakan karena tidak memiliki apapun. Kenapa bisa begitu dibanggakan? maksudnya disini bangga untuk disandingkan dengan orang yang jauh lebih unggul dan dipermalukan. Salah satu keluargaku memiliki pengagum tapi mereka selalu balas "yang seharusnya menjadi panutan adalah kamu karena memiliki anggota keluarga yang sukses semua". Memang salahku menganggur dan mengambil caregiver sebagai kegiatan seharian, terdengar seperti aku menyalahkan keluargaku tapi nyatanya aku lah si beban keluarga yang dibanggakan karena kemalasanku. Aku hanya mau bilang, "mah, pah, adik-adikku, maafkan aku belum bisa menjadi anak dan kakak yang bisa dibanggakan. Sekali lagi... maaf'.
halo, ini aku. kembali lagi kesini. seperti biasa aku tetap tidak bisa tertidur, aku rasa badan ku sudah mulai remuk, kepala ku sudah benar benar sakit, aku seperti mayat hidup, berbaring terus terusan, makan tidak bisa dan selalu ku muntahkan. aku harap kematian sudah mulai mendekat, tapi orang orang sekeliling ku tidak sadar, mereka tetap melihatku hanya orang yang tidak normal, orang yang tidak mau berusaha. menangis aja uda gak kuat, rasa nya sesak, seperti di himpit batu besar, kapan aku bisa jadi orang yang normal ? apa aku memang sudah benar benar gila ? aku tu sangat sangat lelah, aku juga ingin punya kehidupan yang layak, yang mampu ku jalani. tapi kenapa aku selalu saja sakit, kenapa aku tidak bisa benar benar sehat ? aku sangat tersiksa. untuk napas aja aku harus memuntahkan isi perutku. aku pikir menangis bisa ngurangin dikit rasa sakit ini, tapi sakit itu tidak bisa hilang. harus apa lagi ? bukankah kematian itu hal yg pasti ? apa boleh aku meminta nya sekarang ? penderitaan ini sangat menyakitkan
bulan ini bulan di mana aku putus dengan kekasihku berapa tahun yang lalu. aku berharap dan berdo'a agar dia baik-baik saja di manapun dia berada. aku yang selama ini telah melakukan banyak kesalahan terutama sifatku yang selalu memaksa. dia selalu sabar tapi entah kenapa aku masih merasa ada jarak saat itu, karena saat aku memaksa aku dihadapi dengan silent treatment yang tidak ada petunjuk dan bimbingan dari dia untuk harus ke mana. aku merasa saat itu aku memberinya ruang, tapi ternyata aku salah, mungkin aku malah dianggap sangat tidak peduli dengan perasaannya. saat ini setiap malam aku selalu merasa cemas dan takut, bukan karena aku jauh dari dia, tapi aku takut jika suatu saat bertemu tanpa sengaja, aku semakin mengecewakannya. aku telah berduka ditinggal oleh Ibuku setahun yang lalu. Ibuku mengalami sakit. saat ini aku juga sedang merasakan sakit walaupun tidak separah Ibuku. aku sangat takut mendengar apa kata dokter. aku berencana untuk ke dokter Onkologi minggu depan. semoga aku bisa sembuh. dan semoga aku bisa bahagia setelahnya seperti dia yang sudah kecewa denganku. maafkan aku.
Kenapa dulu aku ga pilih paket 3 kelasnya,nyesel aku
baru tau ibuku toxic parents, katanya aku lebay dan mentalku tempe. privasiku diambil juga seperti earphone, hp diliat, pintu harusdibuka. Ga nyaman dehhh :( Aku juga selalu dengerin cerita orang lain tapi siapa yang dengerin gw??? :( Aku juga masih minor yang bikin aku tambah pusing, ia juga suruh aku les dimana-mana. Aku merasa terpaksa dan cerita ke tanteku, saat di omongi baik-baik malah dibilangin aku yang salah, untung belum ada perasaan mau melakukan sesuatu tak manuk akal. Menurut kalian aku harus ngapain ya?
You’re scared of a traitor, But you’re the one who became a dictator. You’re scared of being left alone, But you’re the one who destroyed everything. And when everyone turns their back coldly on you… You act like you’re the one who was betrayed. You want to be respected, But you can’t even respect others. So tell me… Whose fault is it, really?
bebas dari hubungan yang toxic itu termasuk kemenangan, hubungan ku dan dia termasuk toxic dan hari ini perayaan 5 bulan aku bebas dari hubungan tersebut. tapi aku ngerasa ada bolong didalam hatiku, dan aku gatau apa. tiba-tiba terbesit dipikiran saat dia baik sama aku, memperlakukan aku layaknya kesayangan dia sampai dia tahu tentang hidup kotorku. dia tetap menerima meskipun ada perasaan jijik didalam hatinya. aku pikir itu sikap yang mungkin tidak akan pernah aku temui lagi. sampai aku tau kenyataan bahwa dia juga sekotor itu, kami berusaha menerima kekurangan kami masing-masing, kami berusaha saling melengkapi, kami saling menopang, dan kami salinge memberi dukungan satu sama lain. tapi, dia ulangi lagi perbuatan kotor itu disaat aku sudah benar-benar bersih, dia meminta izin kepadaku untuk meniduri gadis lain, dia meminta izin untuk mendekati perempuan lain, ketika aku menolak atau tidak memberinya izin, dia akan bersikap seolah-olh aku yang paling jahat didunia. dia masuk ke akun google, instagram, tiktok, bahkan whatsapp ku dan aku tidak begitu. dia yang melarangku banyak hal dan aku tidak, dia yang mencaci maki aku ketika keinginannya tidak terpenuhi, tapi aku yang dibuat merasa bersalah dengan sikapnya. and dia udah tidur sama perempuan itu 4 kali, atau mungkin lebih. kenapa aku tau?, karena aku yang memberinya izin hingga aku mengucapkan "tidak apa kalau kamu mau tidur bersama wanita lain, asal kamu kembali kepadaku". kalau ingat kata-kata itu rasanya sakit sekali. lalu dia membuangku, tidak lama sebelum aku berulang tahun. tuhan, rasanya berat sekali, wajahnya masih terukir jelas diingatanku, senyumnya, tertawanya. tapi kalau aku ingat wajahnya, aku juga ingat wajah perempuan itu... jahat kah aku jika aku mengutuk mereka berdua? aku kangen dia tuhan, ternyata aku sudah menaruh cintaku kepada pria itu.
It is hard for me to say, kalian juga boleh hujat aku. Cuma rasanya aku gakuat kalo keep it in my mind terus terusan, sendirian. Aku sudah melakukan hal yang kalian akan bilang j a h a t. Gapunya hati. The worst woman in this world. Bc aku udah bunuh (ab*rs*) 2 anak ku. Bukan hasil hubungan sebelah tangan. Aku dan dia sama sama cinta. Kita sama sama niat untuk bersama. Tapi bukan sekarang. Kami cukup sadar bahwa menikah, punya anak, dan semuanya itu butuh persiapan yang matang. Thats why, kami memutuskan untuk menyudahi ini. Tapi ngga weh. Itu cuma omon omon ideal yg dilogika logikakan. Itu cuma kalimat pembelaan karena kami takut untuk tanggung jawab. Misalnya, ada dari kalian yang berniat melakukan hal yang sama, dipikir lagi ya. Aku sekarang gabisa lepas dari adek. Setiap hari rasanya selalu rindu. Aku cuma inget potongan potongan memory waktu mereka masih ada di dalam tubuhku. Dan beberapa menit aku lihat wajahnya yang belum sempurna, sebelum aku blackout. Setelahnya juga aku gatau pasti mereka di bawa kemana. Rasanya bisa ada dimana aja. Setiap sudut tempat aku melihat kemungkinan ada adek di situ. Dan aku gabisa bilang ini ke siapapun. Termasuk ke laki lakiku. I know it hard for him too, kalo aku terus ungkit, rasanya kita sama sama menyakiti. Tapi serius. Aku
semua orang seolah olah menyalahkan ku. gapernah melihat dari sudut pandangku seperti apa, hanya bisa menghakimiku. aku tau klo beliau yang merawat, membimbing, bahkan membiayai pendidikanku hingga saat ini, tapi apa pernah mereka peduli dengan perasaanku?, apa pernah mereka peduli dengan mentalku?, apa pernah mereka peduli dengan apa yang ada di pikiranku?. entahlah, aku hanya ingin secepatnya menyelesaikan pendidikan ku agar tidak bergantung dengan mereka.
muaknya. memang nya anda tau apa ? ngaca sama keluarga anda sendiri, memuakkan. benci, sangat sangat sangat sangat tidak mengenakkan hati. anda tau apa ???? saya begini juga krn anak anda sendiri. sadarkah ??? enggak kan. harusnya saya bisa aja marah, muak.
Hallo, aku baru pertama kali curhat begini wkwk. Aku cuma lagi cape aja..... Ini bukan pertama kalinya aku merantau tapi aku rasa semuanya lebih melelahkan dari yang sudah sudah. dan aku... pengen pulang.... Aku pengen pulang.... Aku kangen sama mama, aku kangen sama ayah, sama sodaraku sama keluargaku tapi aku masih belum bisa pulang sekarang. lebih ke aku ngga punya keberanian untuk pulang Aku takut mengecewakan lagi, aku takut buat mereka sedih lagi, aku takut.... kegagalan masa lalu yang masih menghantui sampai sekarang, kegagalan dimana seluruh keluargaku kena imbas fitnah dari orang lain dan dikucilkan... aku ga mau hal itu terulang lagi Aku masih ingat dengan jelas bagaimana ayah menjadi garda tedepan untuk membelaku Aku masih ingat bagaimana mamah meluk aku erat banget seakan menjagaku dari kejamnya hujatan orang orang munafik yang termakan fitnah kosong Aku masih ingat bagaimana marahnya kakakku saat dia tau adiknya difitnah dengan hebatnya Dan aku tau bagaimana adikku tetap berusaha menguatkanku agar aku tidak jatuh Aku sangat bahagia dan bersyukur memiliki keluarga yang begitu hebat Aku juga ingin membuat mereka bangga dan memperbaiki nama baik mereka yang dirusak sekurang ajar itu oleh orang tidak bertanggung jawab Tapi jujur aku cape... Aku pengen pulang... meski cuma sebentar Aku kangen mereka....
The Movie and Series that made me felt We Are All Trying Here Taxi Driver Mr. Robot Sarah Sore TINGGAL MENINGGAL Anime that used to made me felt, too Chunibyou Darling In the frank Tensura A Silent Voice Relife Full Metal Alchemist Overlord Koro Sensei Strange Gate NHK Ni Youkoso Look Back Shigatsu o Kimi no uso Bahwa, semakin aku mendekati kematian selera tontonan ku mulai berubah. Sekarang, aku lebih merasa bahwa aku hanya ingin menonton sesuatu yang lebih dapat dirasakan hanya dengan melihat, suatu bidang yang pernah aku pelajari dan kupahami. Aku ingin menonton film. Film yang mengajarkan Art of Noticing, yang setidaknya dapat mewakilkan inner-child ku, suara yang tak sempat dikeluarkan, menumpang untuk lega, merasakan bagaimana rasanya hidup. Mungkin, aku hanya ingin membuktikan bahwa tidak ada seoarang-pun yang benar-benar mengerti tentang perasaanku. Aku hanya ingin membuktikannya, lalu tertawa terbahak-bahak seolah-olah aku sudah menang dengan perundingan kecil ini. Atau mungkin aku hanya ingin merasa dipahami. Apakah selera tontonan ini dapat membuatku lebih baik? **** apakah aku layak untuk mu? **** bisakah kita berbicara sebentar? Apa yang sebenarnya kamu rasakan selama ini xel? Kalaupun itu burung, mungkin aku berada diantara yang terbelakang. Dulunya aku berpikir seperti itu, cemas. Sekarang aku lebih merasa kesal dengan potensi ku yang terbuang hanya dengan pikiran ku yang berisik disepanjang hari itu. Mungkin, kini karena aku sudah terbiasa berdialog di dalam pikiranku, aku jadi mengetahui bagaimana cara tetap fokus. Everyday after I wake up from my sleep, my head doesn’t stop thinking, thinking, and thinking. Afterwards, I can do activities like others. — list of this movie, I want someone to watch it and feel it that how I felt —
Aku hanya ingin pukul 10 yang selalu pagi walau siang akan menerpa dipukul 11 pukul 10 itu romantis 1, 2, 3... 10 berdiri dengan 2 angka yang 1 dianggap, tetapi yang 0 tidak. 1, 2, 3.. 10 Bahwa dia memiliki rupa yang selalu dianggap tetapi hati yang selalu diabaikan. Walau 10 sempurna tetapi bagiku dia berpura pura kuat. Tidak bisa jauh dari binner-nya tidak pula dia bisa memishkannya 10 tetap ada walau dipandang sebelah mata.
Aku yg anak pertama ini terus terusan harus dengerin mereka curhat ke aku,dan apa pun yg mereka ingin kan aku coba turutin tapi...,balasan mereka jahat...jika mereka cerita pada ku bersandar pada ku lalu aku bersandar ke siapa? aku juga butuh tempat yg buat aku semangat lagi aku juga pingin hidup biasa kek kalian curhat pada ku dan aku curhat juga pada kalian tapi aku GK punya siapapun untuk cerita dan bersandar.
bingung mau mulai dari mana, banyak bngt cobaan, diphk, nyari kerja gak ada yg sesuai, umur udah menuju 30, punya penyakit mental, selalu marah dgn keadaan, lelah. mual setiap hari mikirin cara untuk tau akar dari masalah hidup, apa yg jd pemicu dari susah nya bersosialisasi yg baik, orang selalu mengartikan raut muka ku sbg org yg judes, tidak ramah, aku sendiri tidak sadar bagaimana ekspresi ku itu. sudah tiga kali di phk, aku mulai berpikir dgn ada yg salah pada cara ku bekerja, atau berkehidupan. aku coba cari pertolongan pd yg ahli, mereka tidak memberi bantuan yg bisa meringankan nya, hanya obat, yg malah memperparah kondisi yg sudah ada. tak ada terapi atau jawaban yg pasti dgn apa yg aku idap, apa aku itu otak nya rusak ? apa aku itu normal ? semua nya berantakan. aku dirumah bingung dan hanya ingin tidur dan terus tidur, aku mulai tidak percaya apa pun, aku rasa seperti semua yg ku lakukan sia sia. sebenarnya apa yg terjadi pd diriku ?? apa akar masalah nya ??
Bingung banget akan semua yang terjadi, usia ku terus bertambah, aku punya karier yang benar-benar aku dambakan hingga sekarang dan mungkin seumur hidup, tapi aku bukan keluarga yang beruntung secara finansial maupun emosional, dua orang tua ku pemarah dan agresif, kadang ngga sekali dua kali dapat perlakuan ga benar, tapi karena 'agama' yang memperbolehkan kekerasan kepada anak walau yang di lakukan anak itu adalah hal yang wajar untuk dilakukan (karena memang dasarnya manusia punya rasa jenuh untuk melakukan sesuatu), lingkungan tutup mata karena emang ada di agama yang sama dan berada di desa yang tindakan hukumnya hampir ngga berlaku. Apa yang aku lalui di masa lalu membentuk kepribadian aku yang sekarang, bingung, linglung, terlalu emosional. Aku mau jadi dokter, dokter anak tepatnya, tapi aku merasa ngga layak, aku pengen menebar cinta, menebar kasih sayang, tapi semuanya harus aku kubur karena faktanya aku ngga berhak berada di sana, dan ngga akan punya kesempatan buat jadi dokter
Aku kenal dia dari umur 5 tahun dan kita sekarang udah mau 15thn, dan dari 5thn itu aku suka dia sampai sekarang. Keluarga aku dengannya berhubungan baik, tapi dia gatau aku suka sama di selama itu. Pernah kok sempet move on 3 tahun tapi diacak-acak lagi pas dia bantuin aku sesuatu. Sampai aku bikinin cerita novel nya💔 tapi aku sadar guyss, ini perasaan aku, kalau kalian pernah diposisi ini, jangan langsung salahin crush kalian yaa. Bagaimanapun ini perasaan kita dan tanggung jawab kita, bahkan aku ga saranin untuk kalian confess karna pasti sulit untuk dia memutuskan
guys demi apapun cape banget jadi anak tunggal, sebenernya aku punya abang, tapi ada beberapa hal yang bikin aku sama abang aku ngga pernah ketemu sampe sekarang, jadi anak tunggal tuh beneran jadu harapan satu satu nya keluarga, apalagi ayah aku udah ga ada, banyak beban yang aku tanggung, tapi rasanya mau ngeluapin itu semua pun ga bisa, temen temen aku selalu ngira jadi anak tunggal tuh enak, tapi nyatanya ngga, nguras energi banget, di tuntut soal nilai, harus sesuai harapan orangtua, dll, kalo kehidupan lain itu beneran ada, aku gamau jadi anak tunggal lagi.
crush kita ko pada ga peka sih
Kadang yang kita butuhin bukan solusi — cuma tempat cerita yang mau dengerin tanpa nge-judge. YourWish adalah tempat curhat online gratis bahasa Indonesia buat kamu yang lagi mendem sesuatu: soal hubungan, keluarga, kerjaan, kuliah, sampai hal yang susah diomongin ke orang terdekat. Semuanya anonim, dan ceritamu didengerin orang yang juga lagi berjuang — bukan cuma kesimpen di notes sendiri. Nggak perlu instal aplikasi curhat apa pun.
Tuangin apa yang lagi kamu rasain. Nggak perlu rapi — jujur aja.
Handle anonim acak dibuat otomatis. Nggak ada yang tau itu kamu.
Dapet pelukan virtual dan balasan yang menguatkan dari sesama.
Tempat curhat online anonim adalah platform di mana kamu bisa berbagi cerita dan keluh kesah tanpa perlu menyebutkan nama atau identitas asli. Di YourWish, kamu bisa curhat gratis, tanpa akun, dan mendapat respons dari sesama pengguna.
Ya. YourWish menggunakan cookie anonim, bukan nama atau email. Tidak ada data pribadi yang dikumpulkan. Handle yang muncul di setiap curhat dibuat acak dan tidak terhubung ke identitas aslimu.
Tidak. Curhat di YourWish sepenuhnya gratis dan tidak memerlukan pendaftaran akun. Langsung tulis dan kirim.
Ada. YourWish jalan langsung di browser HP maupun laptop — nggak perlu instal aplikasi curhat dari Play Store atau App Store, nggak makan memori, dan nggak butuh update. Cukup buka halamannya, langsung bisa nulis dan baca cerita orang lain.
YourWish dirancang jadi tempat cerita online yang aman: semua anonim, ada filter kata otomatis, tombol laporkan di setiap post dan balasan, plus tim moderasi yang meninjau laporan. Fokusnya bikin kamu berani jujur tanpa takut dihakimi.
Pengguna lain di YourWish yang juga anonim. Komunitas ini dibangun di atas rasa empati — bukan tempat menghakimi.
Ya. Setiap curhat melewati filter kata otomatis, dan ada tombol laporkan di setiap post/balasan kalau ada yang mengganggu atau tidak pantas. Tim moderasi meninjau laporan yang masuk.
YourWish bukan cuma tempat curhat — dalam satu platform gratis tanpa akun, kamu juga bisa tes MBTI, tes attachment style, main 390+ kartu deep talk, gabung drop-in room, dan nulis unsent wish. Semua saling terhubung buat bantu kamu lebih kenal diri sendiri, bukan cuma tempat cerita sesaat.