Ceritain aja, nggak usah pakai nama.
Sepertinya aku tidak cocok dengan dunia pernikahan. Aku capek. Aku ingin kembali menjadi diriku saja, hanya diriku.
aku mau nanya kalau nih wajar atau nggak wajar ya?? kalau ada cwo ma cwo yang panku pangkuan pegang pegangan rangkul rangkulan ndusel nduselan trs cemburuan ??soalnya aku punya 2 temen cwo kek gitu trs pernah suatu hari kan aku lagi liatin (pake inisial aj b ama c ya) si b trs si c iu disampingnya si b trs pas aku liatin iu tb" si cliatin sinis aku trs dia rangkul" ndusel si b sambil liatin aku 😒😒 nah maslahnya itu bukan pertama kalinya aku diginiin udah berkali" setiap aku ma si b itu berinteraksi pasti si c itu kayak dempet" ke b sambil ngelirik sinis bukan cuma kau yang digituin tapi temenku juga😭😭 , pernah kan temenku tu di ceng" in lah ma si c kayak"hu yang e sadewa" gitu trs pas temenku bals "c suka b" dai malah diem aj trs cengar cengir dia ni kalau di ceng cengin ma b pasti gitu tapi kalau di ceng"in ma cwe malah ngata ngatainn (┬┬﹏┬┬) (tapi nih aku dah nanya pendapat in ke 8 orang dan mereka semua bilang itu nggak wajar) menurut kalian gimana??
Masa beranjak dewasa ini aku mengalami kekosongan, frustasi, tertekan, dan merasa sendirian di sekeliling ku yang ramai. Tekanan demi tekanan membuat aku hampir gila. Hahaha memang tidak ada yang waras di dunia ini. Orang dewasa disekitar ku menaruh harapan pada ku dan berharap aku menjadi seperti yang mereka harapkan. Rasa ke tidak sabaran mereka membuat ku terpontang-panting berlari untuk mengejar sesuatu yang bahkan bukan milik ku. Aku lelah , istirahat sejenak bisa ga? Aku selalu berusaha namun terkadang kecerobohan yang tidak ku sengaja membuat amarah mereka meledak. Rasa percaya diri ku pun menurun. Lilin ku perlahan padam. Kanvas ku yang penuh warna cerah kini tergantikan oleh warna hitam dan abu yang monokrom, aku membencinya. Rencana yang ku susun matang berantakan luluh dan lantah. Mereka tetap menyalahkan ku. Memangnya hanya orang dewasa yang boleh merasa lelah? Merasa tertekan? Dan merasa kecewa? Aku lelah. Aku tertekan. Dan aku kecewa yang ke sekian kalinya. Memang aku lebih sering memenangkan kekalahan daripada keberhasilan namun bukan berarti aku tidak bernilai bukan? Mereka menyemangati ku. Lalu menjatuhkan ku. Mereka berkata " ceritakan saja". Aku capek,mulut ku sudah malas untuk berkata dan memberi penjelasan ini dan itu. Lagi pula aku sudah tahu kata-kata yang akan keluar dari mulut kalian. Maki lah aku. Tuntut lah aku. Setelah itu jangan bertanya apapun. Aku malas menjawab. Biarkan aku menjadi pengamat. Penengah dan datanglah pada ku jika kalian membuat bantuan. Untuk diri ku? Aku tidak meminta banyak. Cukup kalian diam. Jangan mencerca banyak pertanyaan. Karena aku tak ingin menjawab.itu hanya sia-sia,tidak membantu. Aku memilih diam agar tidak hilang kendali. Aku tidak ingin melampiaskan yang ku rasakan pada kalian. Cukup kalian saja yang menjadi ku pelampiasan. Aku kuat untuk menahan semua ini. Meski terkadang menangis hehehe. Aku rindu. Rindu pelukan dan hal-hal hangat yang kini ku simpan menjadi kenangan.
Masa beranjak dewasa aku mulai hilang arah, bingung, tertekan, dan merasa sedirian di sekeliling ku yang ramai. Banyak yang menaruh harapan pada ku, berharap aku menjadi ini dan itu. Aku pun berusaha, berusaha agar perlahan bisa tercapai mimpi-mimpi ku lalu membanggakan mereka. Ternyata tidak semudah itu, aku lebih banyak memenangkan kekalahan daripada kemenangan. Ke tidak sabaran mereka membuat ku terpontang-panting harus berlari lebih cepat meski rasanya aku ingin berhenti sejenak. Aku selalu memilah kata agar tidak menyakiti hati yang mendengarkan namun ternyata tidak membuat ku terlepas dari rasa sakit hati yang berasal dari kalimat mereka. Satu dua masih okey tapi perlahan perbandingan yang menjalar ke sana kemari membuat ku merasa tercekik. to list ku pun penuh dengan garis tinta pulpen merah yang mencoretnya bertanda tergugurnya satu list. Orang dewasa semakin menekan ku. Mereka menyemangati ku lalu menjatuhkan. Mereka berkata akan menerima ku sebelum akhirnya memaki ku. Membandingkan ku dengan diri mereka atau orang lain. Perlahan rasa percaya diri ku menurun. Aku semakin gila mengejar ini dan itu. Aku lelah. Kanvas ku yang penuh warna cerah dan mencolok kini tergantikan oleh warna hitam dan abu yang monokrom, membosankan dan aku membencinya. Semangat ku mulai redup namun aku harus tetap berjalan.itu harus. Sekeliling ku mulai asing. Lilin ku mulai padam,aku membencinya. Mulut ku pun memilih diam karena sudah lelah berbicara. Mereka mencerca ku dengan banyak pertanyaan namun aku memilih untuk diam atau berbohong tentang apa yang sedang ku rasakan karena aku lebih dulu tahu apa yang akan Mereka katakan. Itu tidak akan membantu.
Bagaimana sih rasanya dihargai? aku udah lakuin apapun hanya untuk merasa dihargai... tapi, kenyataannya justru aku dianggap remeh oleh orang-orang. Sedih rasanya hari itu ketika aku yang ceria dan bersemangat ingin bercerita tentang hariku, namun tidak mendapatkan reaksi yang aku inginkan, dan justru sebaliknya. Akupun masih saja bingung hingga saat ini, "Kapan aku bisa dianggap penting oleh orang-orang?", pada awalnya akupun hanya bersabar dan menunggu apakah momen berikutnya aku akan diperlakukan dengan berbeda. Namun nyatanya setelah sekian lamanya aku menunggu, hal itu tak kunjung datang. Pada akhirnya, saat kesabaranku sudah mencapai batasnya, aku berubah menjadi diriku yang sekarang. Yang tegar, dan hanya pasrah. -ars1905
Sayang sama cowo yang belum siap
Once a time waktu lagi relapse, aku nulis gini. "I want to separate from myself, bully her til death either suicide of her head kill her, and I'll join her again. Together being a corpse."
Bingung mau cerita apa, udh numpuk bangett.. ajak aku main ke alam plissssss :c mau ada temen
Halo semua, mau minta saran dan pandangannya dong. Tolong jangan langsung dihujat ya, jujur posisi aku dan istriku sekarang lagi ngerasa bersalah banget dan serba salah karena kebodohan kami di masa lalu. Jadi aku dan istriku udah nikah dan punya 2 anak. Sejak covid kemarin, mertua laki-laki ku (duda, 49 tahun, kerja arsitek freelance di rumah) tinggal bareng kami. Nah, rumah orang tua kandungku itu deket dari sini. Mama (59 tahun, baru pensiun) hampir tiap hari main ke rumah buat bantu jagain cucu pas aku dan istri kerja. Sedangkan Papa (58 tahun) kerjanya dosen merangkap peneliti di xxxx, yang sering banget dinas luar kota belasan sampai puluhan hari. Sekitar 2 tahun lalu, petaka awalnya dimulai. Waktu itu aku buka CCTV cuma mau cek kurir kirim barang. Tapi aku malah mergokin Mertua dan Mamaku lagi mesra-mesraan (fondling dan heavy petting) di ruang tengah pas anak-anak lagi tidur siang. Waktu itu aku langsung cerita dan diskusi sama istriku. Salahnya, entah kenapa waktu itu pikiran kami berdua naif dan bod*h banget. Kami ngerasa kasihan karena Papa sering dinas luar kota dan Mama kesepian, sedangkan mertuaku juga duda. Akhirnya kami berdua sepakat ngajak mereka bicara. Waktu kami tegur mereka emang gugup dan beralasan cuma bercanda. Tapi di situ kami malah bilang ya udah nggak apa-apa kalau cuma sekadar pelampiasan fisik sesaat, asal jangan ada perasaan dan jangan lebih dari itu. Secara nggak sadar, kami berdua yang justru memfasilitasi mereka. Awalnya kami kira bakal terkontrol, ternyata makin ke sini makin kebablasan. Beberapa bulan terakhir ini mereka udah mulai berani masuk dan ngunci kamar tiap kali Papa lagi keluar kota atau saat aku dan istri kerja. Udah jelas banget ini bukan sekadar pelampiasan lagi, aku yakin mereka udah berhubungan badan dan kelihatan punya ikatan emosional kayak orang pacaran. Sekarang aku dan istri bener-bener ngerasa kayak anak durhaka. Masalahnya, karena dulu kami berdua yang sempat ngizinin, sekarang lidah kami kelu dan canggung banget buat bilang, "Stop, kalian nggak boleh berhubungan lagi di rumah ini." Menurut kalian, sikap tegas kayak gimana yang harus aku dan istriku ambil buat nyudahin ini semua? Kami takut banget bom waktu ini meledak pas Papa udah pensiun nanti. Makasih banyak sebelumnya.
Punya pilihan cuma banyakan ot nya, stuck banget dah
aku cape banget jir sama lingkungan yg toxic, yg dimana harus pura pura biasa aja, pura pura nyaman, aslinya aku sedih bgt ada di lingkungan ini. aku ngerasa sendirian banget, ngerasa ga punya temen, aku bahkan bingung mau cerita ke siapa karna gaada org yg bisa di percaya lagi. aku selalu di jadiin second choice, org org Dateng + baik ke aku pas butuhnya aja, giliran aku LG susah, gaada satupun org yg di samping aku bahkan untuk dengerin cerita aku, aku juga cape dikatain Mulu fisik :)), aku tuh sekurang itu yaa?? aku juga gamau hidup kaya gini, kalau bisa milih, aku juga mau hidup yg ga kaya gini, aku cape ngikutin yg org mau, aku cape dikacangin terus orgorg, aku juga cape di remehin Mulu sama orgorg, rasanya kadang mau nyerah, org org taunya aku biasa aja + happy, padahal aku ga SE happy ituu, bener bener gaada yg biasa ngerasain rasanya jadi aku, gaada yg ngerti, bahkan pas aku LG sedih pun, aku cuman punya diri aku sendiri, semoga tuhan selalu ngasih kesabaran buat aku, aku cape sebenernya diperlakukan ga adil sama orgorg, tapi yaa. . oke la Uda biasa xixi :))
Kalau cewe ngecrushin cowo duluan baiknya diem aja atau gapapa first move?
Aku wanita 48 tahun, apakah disini ada yang pernah menjalani open marriage sama suami dan teman prianya?. Boleh kasih masukan suka dukanya.
Kayaknya semua tempat kerja itu sama aja ya? kenapa yang lebih berkuasa semuanya sendiri, dan yang lebih lama senioritasnya kebangetan. Aku newbie di tempat kerjaku dan aku diperlakukan kaya babu sama atasan. kerjaan dia banyak yang dilimpahin padaku. pernah sekali aku nolak dan dia langsung marah marah kaya orang gila di depan semua karyawan lainnya. Ngomongin aku ga bersyukur udah keterima kerja lah, ga tau aturan lah, kampungan dll, bahkan pernah kebun binatangnya keluar. Tapi aku cuma nebelin kuping dan anggap semua angin lalu. sakit... JELAS! tapi lebih mikirin kalo aku ga kuat yang nanggung keluargaku siapa, karena aku tau betul aku sebagai anak ke dua punya tanggung jawab kuliahin adekku dan bantu kondisi ekonomi rumah. Capek....Luar Biasa! pengen resign aja bawaannya. tapi kembali lagi ke awal, aku harus kuat setidaknya sampai ada tempat yang lebih layak yang bisa nerima aku. Untuk senioritas disini waaaahhhhhh kaga main main. sombong, angkuh bukan hal baru. Kita para newbie dipaksa buat jadi Albert Einstein yang bisa segalanya, tau segalanya, dan mahir dalam segalanya tanpa dibimbing sekalipun. Aku pernah tanya sama seniorku yang diamanati buat jadi mentorku, tapi nyebelinnya minta ampunnnnnnn. kalo ga tahan udah tak gampar itu mulut lemesnya. Mana ngga sabaran lagi. dia minta data buat siap minggu ini tapi itu bahan yang buat datanya dari divisi lain belum ada. Dia marah ke aku bilangnya aku lelet, ga becus, ga guna, *****, gila, dll. Dikiranya aku ga nagih terus ke divisi sebelah buat minta data dan makan gaji ****. wkwk Dengan semua tekanan mental itu aku kadang berpikir, aku kuat ga ya bertahan sampe setidaknya adekku lulus kuliah di perusahaan ini? aku bisa ga ya kalo semisal resign langsung nemu yang baru? mentalku kuat ga ya ngadepin semua itu? kadang kaya mikir aja gitu, orang tuaku aja selalu soft spoken sama aku kok anak orang marah marah ga jelas sampe bisa ngomong yang ngerendahin orang lain gitu ya? ini didikan orang tua yang salah atau dia yang terlalu bebas pergaulan apa emang dan gila aja gtu?... Doaku sekarang, semoga aku kuat dan bisa menjalani sehari hari tanpa menjadi gila kaya mereka, masih bisa diberi kesabaran, dan aku masih kuat dan mampu buat kuliahin adekku sampe lulus dan naikin derajat orang tuaku. Semoga aku juga bisa bahagia dan setidaknya bisa sedikit lebih baik dari kemaren.
Kenapa ya guys , kok tiap sehabis dimarahin karena apa yang udah aku perbuat, aku selalu kayak berasa kecil, nggak berharga, down , membandingkan dengan orang lain bukan karena dimarahin tapi karena kecewa sama diri sendiri. Selalu aku pukul, jambak, melukai diri sendiri sampai darah keluar biar tenang. Aku kayak sadar kalo kayaknya emang seperti kata orang bahwa aku itu udah gila sebenarnya, mungkin benar kali aku udah gila, selalu banget diserang panic attack, melamun, trus hidup di imajinasi sendiri. Nggak tau mau jadi apa di masa depan dengan kondisi yang makin hari makin gila. Bisa disembuhkan nggak ya kondisi kayak gini, atau Emang ditakdirkan kek gini , ya gapapa juga, emang kita hidup di dunia ini buat apa, kalo mau cari bahagia, menurutku bahagia di imajinasiku udah cukup membuatku senyum
Guys mau tanya dungg klu dapet loker audit gaji 3-4juta dari bekasi ke tanggerang dan kunjungan 35 outlet jabodetabek gak ada fasilitas bonus kalian bakalan ambil apa engga?
ya allah capek bgt rasanya life after graduate masih nganggur, sudah 1 bulan aku di rumah & kegiatanku bisa dibilang masih bantu-bantu orang rumah aja. capek bgt rasanya hal yg kita lakuin ga pernah dianggap dan bernilai tp ttp aja kurang dimata ortu. ibuku selalu ngebahas ttg aku yg kayanya jadi beban keluarga bgt 1 sampe skrg belum ada panggilan kerja & suka keluyuran. pdhl ibuku gatau aku hampir setiap malam send lamaran kemana mana & aku keluar rumah cuma sesekali itupun ke kota yg jarak tempuhnya 1 jam. aku sampe ngeusahain buat gak keluar uang banyak sampe temenku yg selalu jemputin aku yg kebetulan rumah kami searah & klo pun jajan aku pake uangku sendiri yg sebelumnya ku dapet dari hasil nge asprak & jadi mitra bps kemarin. belakangan ini dagangan ibuku (jual keripik) rame dan itu butuh tenaga ekstra kebetulan ibuku sakit juga. ibuku selalu ngelampiasin amarahnya ke semua org rumah, bahkan ngebahas aku anak yg disekolahin sarjana tapi gatau diuntung karena tak kunjung kerja. karena hampir setiap hari aku diomelin aku sakit hati, aku selalu bersikap ketus kepada ayah maupun ibuku yg selalu mengomeliku dengan amarah dan berteriak. hatiku selalu mengeras dirumah akan tetapi jika bersama teman aku bisa ramah, hal itu pun juga dibahas ibuku. semoga dalam waktu dekat aku dapat pekerjaan yg sesuai dengan bidang pendidikanku jauh dari rumah dan mengharuskan ku merantau. mungkin aku bisa dibilang durhaka tp aku ingin menjaga mental & pikiranku agar tidak down saat aku covid dulu
jadi sebenarnya aku kenapa sih? setiap tiba tiba suka sama orang, selalu langsung di kasih tau kalau dia udah ada yang punya. bukan sekali/2 kali. berkali kali anjirr 🙂 ini aku gabole gitu kah menikmati episod romance?
Aku telah melakukan pemeriksaan lagi tadi pagi. Setelah usg bulan lalu, hari ini aku rontgen dan cek darah. Hari ini agak happy karena berat badannya naik sekilo, enggak apa, yang penting bukan satu senti :) :) Minggu depan aku akan kontrol lagi ke dokter untuk hasil labnya. Yaa Allah lancarkan operasi tanggal 23 oktober Aamiin Yaa Rabbal 'alaamiin .. sehat dan pulihkan kembali aamiin ..

Kadang gw mikir kok bisa ya gw suka sama Lo , dan kenapa harus Lo sih, gw ngk nyangka bisa sesuka ini sama Lo _F_
Kapan ya aku seperti dia, kapan dia paham,Kapan aku bisa kapan kapan kapan kapan
Aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek aku capek
Nggak kuat tolong aku
wajar ga sii kali orang mau di perhatikan, malahan banyak banget yang mencari perhatian, tapi kenapa giliran aku yang mencari suasananya jadi beda banget , apa emang aku ini cuma boleh jadi figuran yaaa :(
aku ga mau cerita sii, tapi aku mau ngasih tau, buat Cessie si princess kalo ada apa apa kasih tau ajaa, sebenernya aku pengennya kamu ceritain sekarang juga sii
Tadi siang kan aku iseng nyari tentang insomnia di google. Pas dibaca ternyata gejalanya mirip sama yang aku alamin. Terus aku bahas bahas tentang gejala yang aku alamin ke google tuh yah. Ternyata bener aku ngalamin insomnia, sampe bisa tidur pasif. Dari dulu aku ngalamin insomnia soalnya ngerasa janggal kenapa bangun tengah malam itu pun setiap hari? Ternyata gara gara insomnia. Terus kenapa pas siang ngantuk tapi gabisa tidur sambil duduk? Insomnia juga. Kenapa gabisa tidur di kendaraan sekalipun siang atau malam hari? Insomnia juga. Kenapa cuma bisa tidur di jam tertentu? Insomnia juga. Yaampunnnnn ternyata keadaan aku separah ini sebenarnya. Justru tidak apa apa, aku bisa tetap menutup mata di siang hari sambil mendengarkan lagu tapi kan tidak mungkin tertidur sekalipun di dalam kendaraan
saya berumur 11 tahun dan duduk di kelas 5 SD. Belakangan ini saya merasa sangat sedih, lelah, dan nilai saya menurun. Saya sempat ikut tes online dan hasilnya depresi berat, tapi saya takut salah dan ingin konsultasi secara aman tanpa membuat orang tua marah. saya selalu merasa mau sakiti diri dan saya sudah coba berkali kali untuk gantung diri. Saya baru pertama kali chat ke sini dan merasa sedikit takut untuk berbicara dengan orang asing. tolong bantu saya secara perlahan ya. terima kasih.
Aku berharap nnti, aku bisa menemukan rumah buat bersandar, bercerita, dan berteduh
saking aku tidak dianggap di dunia ini, mungkin saja kematianku tidak pernah diperdulikan orang lain. mungkin tidak ada satu pun yang datang melayat ku
Ciri ciri anak perempuan yang fatherless tuh seperti apa? Aku mau merefleksi diri
Kadang kita cuma pengen didengerin, belum butuh solusi.YourWish itu tempat curhat online gratis bahasa Indonesia buat kamu yang lagi mendem sesuatu. Soal hubungan, keluarga, kerjaan, kuliah, atau hal yang susah diomongin ke orang terdekat. Semuanya anonim. Ceritamu dibaca orang yang mungkin lagi ngalamin hal yang sama. Nggak perlu instal aplikasi curhat apa pun.
Nggak usah rapi. Tulis aja kayak lagi ngetik chat ke temen.
Kamu dapet nama samaran acak, jadi nggak ada yang tau itu kamu.
Orang lain bisa kasih peluk atau nulis balasan.
Website atau aplikasi buat cerita dan ngeluarin unek-unek tanpa nama asli. Di YourWish, curhatnya gratis, nggak perlu akun, dan yang bales sesama pengguna.
Ya. YourWish pakai cookie anonim, bukan nama atau email. Tidak ada data pribadi yang dikumpulkan. Nama samaran yang muncul di tiap curhat dibuat acak dan tidak terhubung ke identitas asli kamu.
Nggak. Curhat di YourWish gratis dan nggak perlu daftar akun. Tinggal tulis, terus kirim.
Ada. YourWish jalan langsung di browser, di HP atau laptop. Versi browsernya nggak perlu diinstal, jadi nggak makan memori HP. Buka aja halamannya, langsung bisa nulis atau baca cerita orang. Kalau lebih suka aplikasi, YourWish juga ada di Google Play.
YourWish memang dibikin buat jadi tempat cerita online yang aman. Semua orang di sini anonim. Ada filter kata otomatis, dan tiap post atau balasan punya tombol laporkan. Laporan yang masuk dicek sama tim moderasi.
Pengguna lain, yang juga anonim. Banyak yang mampir karena pernah ngalamin hal yang mirip. Kalau ada balasan yang nyakitin, laporin aja.
Ya. Tiap curhat lewat filter kata otomatis. Kalau ada post atau balasan yang mengganggu atau nggak pantas, pencet tombol laporkan. Tim moderasi bakal ngecek laporannya.
Selain curhat, ada tes MBTI dan attachment style, 1.200+ kartu deep talk, drop-in room, dan unsent wish. Semuanya gratis tanpa akun, kecuali deep talk yang gratisnya 10 kartu pertama.