← Kembali
Hitam-Gunung-339· 1h lalukosong

Bolehkah gadis kecil ini bercerita??

Masa beranjak dewasa ini aku mengalami kekosongan, frustasi, tertekan, dan merasa sendirian di sekeliling ku yang ramai. Tekanan demi tekanan membuat aku hampir gila. Hahaha memang tidak ada yang waras di dunia ini. Orang dewasa disekitar ku menaruh harapan pada ku dan berharap aku menjadi seperti yang mereka harapkan. Rasa ke tidak sabaran mereka membuat ku terpontang-panting berlari untuk mengejar sesuatu yang bahkan bukan milik ku. Aku lelah , istirahat sejenak bisa ga? Aku selalu berusaha namun terkadang kecerobohan yang tidak ku sengaja membuat amarah mereka meledak. Rasa percaya diri ku pun menurun. Lilin ku perlahan padam. Kanvas ku yang penuh warna cerah kini tergantikan oleh warna hitam dan abu yang monokrom, aku membencinya. Rencana yang ku susun matang berantakan luluh dan lantah. Mereka tetap menyalahkan ku. Memangnya hanya orang dewasa yang boleh merasa lelah? Merasa tertekan? Dan merasa kecewa? Aku lelah. Aku tertekan. Dan aku kecewa yang ke sekian kalinya. Memang aku lebih sering memenangkan kekalahan daripada keberhasilan namun bukan berarti aku tidak bernilai bukan? Mereka menyemangati ku. Lalu menjatuhkan ku. Mereka berkata " ceritakan saja". Aku capek,mulut ku sudah malas untuk berkata dan memberi penjelasan ini dan itu. Lagi pula aku sudah tahu kata-kata yang akan keluar dari mulut kalian. Maki lah aku. Tuntut lah aku. Setelah itu jangan bertanya apapun. Aku malas menjawab. Biarkan aku menjadi pengamat. Penengah dan datanglah pada ku jika kalian membuat bantuan. Untuk diri ku? Aku tidak meminta banyak. Cukup kalian diam. Jangan mencerca banyak pertanyaan. Karena aku tak ingin menjawab.itu hanya sia-sia,tidak membantu. Aku memilih diam agar tidak hilang kendali. Aku tidak ingin melampiaskan yang ku rasakan pada kalian. Cukup kalian saja yang menjadi ku pelampiasan. Aku kuat untuk menahan semua ini. Meski terkadang menangis hehehe. Aku rindu. Rindu pelukan dan hal-hal hangat yang kini ku simpan menjadi kenangan.

1 balasan

Balasan

  • Merah-Pasir-803· 10j lalu

    hai gadis manis, aku tidak tau pasti siapa dirimu. tapi kita rasakan luapkan luka nya bersama, ya?. kita tidak saling mengenal tapi jadikan aku penghangat dalam kehidupan kamu yang dingin, kita rendam ribuan air mata yang jatuh itu. kamu bangun kehidupan hangat mu dengan diri kamu memiliki versi lebih baik dari sebelumnya, terimakasih sudah melewati masa masa itu tanpa terfikir di benakmu untuk mengangkat nafasmu, merendam dirimu di air yang dalam, menggores nadi mu. dan bahkan jika kamu sudah melakukan penggoresan pada tanganmu, pastikan itu menjadi titik terakhir yang kamu lakukan ya?.

0/2000