pamer
kok bisa yaah orang-orang ngomongin keunggulannya, dengan nada yang selalu tinggi, ingin didengar. tapi kalo gantian aku yang ngomong, gak ada yg respon. sekalinya ada kesempatan buat aku ngomong, malah bingung mau ngomong apa, unggulin apa, kayak aku gak punya apa-apa buat diunggulin. akhirnya berujung jadi pendengar lagi, padahal aku juga pengen ngomong banyak. hehehe sangking gak pernahnya di dengerin. pernah juga cerita ke ibu, niatku pengen dapat simpati darinya, ternyata malah dapat respon sebalikny. dari situ aku jadi orang yang lain.