← Kembali
Biru-Malam-785· 2j lalu

kenapa selalu aku?

aku umur 23 tahun, pertama kali aku punya pacar saat umur 19 tahun yang dimana adalah saat masa masa kuliah. kenapa aku menerimanya? karena dia orang pertama yang berani reach out to me. dalam artian dia berani untuk chat aku dan memulai topik dengan ku. kenapa bisa aku semudah itu menerimanya ya? sebenarnya perjalanannya panjang, selama 6 bulan kita pdkt, selama itu juga aku menahan diri untuk tidak bucin, menahan diri untuk tidak memegang, memeluk, bahkan bertindak romantis kepadanya. tapi saat dia menembakku, aku tidak merasakan kupu-kupu itu di perutku. aku bingung... apakah dia yang aku inginkan? tapi aku pernah membaca suatu kutipan di tiktok bahwa "kupu-kupu itu menandakan kita nervous, bukan menandakan kita suka seseorang. jika kita suka pada seseorang, maka seharusnya di membuat kita nyaman, bukan nervous" bcs of that, i accpeted his confession. long short story, kita putus karena aku melihat chat tidak senonoh dia dengan temanku. aku kesal, aku merasa semua orang membohongi ku. aku marah, aku bingung, aku menangis seharian. temanku menjelaskan bahwa yang dia lakukan adalah memancing dia, karena dia tau ini cowo pertama aku, dia gamau aku tersakiti, maka dia ingin melihat apakah cowo ini pantas untukku? dan ternyata dia tidak pantas. namun, aku denial dan menerikan cowo ini kembali. 2 bulan berlalu dan dia minta putus karena alasan beda agama. i mean, like... kita beda agama dari awal kamu deket sama aku looh? but thats okey, i accpeted that and we broke up. ke esokan harinya, dia buat sw sedang ke pasar malam bersama wanita lain. demm my heart broke ke sekian kalinya. tapi kali ini aku tidak memohon-mohn untuk balikan, aku tahan, aku telan, dan aku diam. aku mencari kesibukan, mencari hal apa yang bisa aku lakukan. sampai akhirnya aku ikhlas. aku tidak tau definisi dari move on, but i ikhlas atas semua yang telah dia lakukan kepada ku, atas semua tindakan dan perkataan, atas semua kesalah pahaman, dan atas semua kesedihan. dari situ aku belajar banyak hal. i not move on, i grow from that. i still remember, i still can feel it, but o chose to accepted (again to accepted) the fact that not evrything you want can u get. even if u try so hard. he cheated on me, and im still forgive? i dont know is that because i dont like him that much, or is it because i do like him that much? but one thing that i know is if some one cheating, u should leave. whether u feel hurt or not, just leave. and now, if i feel something, even if its bad or good feeling about someone, i leave. i dont want that scene terulang kembali. i have enough. fast forward to 2 years later.. i meet someone. lelaki ini memperlakukan aku sebagaimana aku mau diperlakukan. aku yang lalu diperlakukan kurang menyenangkan, sekarang diperlakukan seperti ini.. aku bertanya langsung padanya "kamu punya pacar?" the anexpected question right? wkwkwk. and he said nothing at all. fast forwward, he have a gf and fuck all that act. now im the selingkuhan?!! fuck no. im out. fuck u and all ur pola pikir janggal itu. u know what? he doesnt even accpeted that he cheating from his gf. hahaha cobing final bos. he says that they relationship is complicated now, blablabla. full of bullshit

0 balasan

Balasan

Belum ada balasan. Mau bales duluan?

0/2000