Untuk kamu, yang mungkin suatu hari membaca ini. Sudah tujuh tahun sejak kita berpisah. Banyak hal telah berubah, tapi ternyata satu hal masih sama, aku masih mencintaimu. Saat ini kamu sedang berjuang di pendidikan kebidananmu. Semoga suatu hari nanti, ketika membaca surat ini, kamu sudah menjadi seseorang yang kamu impikan. Aku tahu mungkin kesempatan untuk bersama lagi terasa mustahil. Tapi aku masih berharap. Aku masih menunggumu—dulu, sekarang, dan entah sampai kapan nanti. Aku akan tetap menjalani hidupku, tetapi kamu masih memiliki ruang yang besar di hatiku. Jika suatu hari takdir mempertemukan kita kembali, semoga saat itu masih ada kesempatan untuk kita. Sampai hari ini, aku masih memilih untuk berharap.